Dihukum 4 Tahun Penjara dan Denda Rp.600Juta, Pinangki Dieksekusi ke Lapas Kelas IIA Tangerang

    Dihukum 4 Tahun Penjara dan Denda Rp.600Juta, Pinangki Dieksekusi ke Lapas Kelas IIA Tangerang

    JAKARTA - Jaksa Eksekutor Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat akhirnya mengeksekusi terdakwa Pinangki Sirna Malasari ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tangerang, Banten.

    "Terdakwa Pinangki Sirna Malasari dimasukkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tangerang untuk menjalani pidana penjara selama empat tahun dan hukuman pidana kurungan selama 6 enam bulan, " kata Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat Riono Budisantoso dalam keterangan tertulis yang diterima InfoPublik, Senin (2/8/2021).

    Menurut Riono, Pinangki juga menjalani pidana kurungan selama enam bulan, dengan catatan tambahan pidana kurungan dilaksanakan apabila kewajiban membayar uang denda tidak dilaksanakan.

    Namun, apabila kewajiban membayar uang denda dilaksanakan maka tambahan pidana kurungan tidak dilaksanakan.

    Eksekusi berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat Nomor Print-539/M.1.10/Fu.1/07/2021 tanggal 30 Juli 2021.

    Atas surat perintah tersebut, Jaksa Eksekutor pada Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat telah melaksanakan Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 38 / Pid.Sus / 2020 /PN.Jkt.Pst. tanggal 08 Februari 2021 jo. Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor 10 / Pid.Sus / 2021 / PT.DKI tanggal 14 Juni 2021 atas nama terdakwa Pinangki Sirna Malasari yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde).

    Dalam amar putusan menyatakan terdakwa Pinangki Sirna Malasari tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana yang didakwakan dalam dakwaan kesatu primair dan ketiga primair.

    Membebaskan terdakwa tersebut oleh karena itu dari dakwaan kesatu primair dan ketiga primair.

    Menyatakan terdakwa Pinangki Sirna Malasari terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana didakwakan dalam dakwaan kesatu subsidiair dan pencucian uang sebagaimana didakwakan dalamdakwaan kedua dan pemufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana didakwakan dalam dakwaan ketiga subsidiair.

    Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa tersebut oleh karena itu dengan pidana penjara selama empat tahun dan denda sebesar Rp600.000.000, denganketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama enam bulan.

    Menetapkan masa penahanan yang telah dijalani oleh terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan, dan membayar biaya perkara sebesar Rp10.000. (Foto: dok. Antara).

    PINANGKI
    Redaksi

    Redaksi

    Artikel Sebelumnya

    DKPP RI Putuskan Ketua KPU Kab. Pesisir...

    Artikel Berikutnya

    Zentoni, SH., MH: LBH Konsumen Jakarta Tolak...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Fikri Haldi verified

    Erwin

    Erwin verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Jul 9, 2020

    Suhardi

    Suhardi verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Jul 9, 2020

    Udin Komarudin

    Udin Komarudin verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Jul 9, 2020

    Steven

    Steven verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Jul 9, 2020

    Follow Us

    Recommended Posts

    Cerdas Berbisnis dengan Menggunakan Software Akuntansi
    Rumah Kompetensi Indonesia: Magang atau Bekerja?
    Agung Laksono Mulai Angkat Jempol pada Agus Flores, Apakah  Bertanda Masuk Istana?
    9 Cara Merawat Aki Mobil Agar Tidak Mudah Soak
    Dirjen Perdagangan Rangkap Jabatan, Ada konspirasi  ET dan Luthfi?